Tahiyyatul Masjid dan Thatawwu’

Tahiyyatul Masjid dan Thatawwu’

Tahiyyatul Masjid dan Thatawwu’

Tahiyyatul Masjid dan Thatawwu’
Tahiyyatul Masjid dan Thatawwu’

Berbeda dengan shalat sunnat yang berkaitan dengan shalat fardhu rawatib, shalat Tahiyyatul Masjid tidak berkaitan dengan shlata fardhu. Di samping itu terdapat Thatawwu’ lain baik dalam bentuk shalat maupun lainnya.
Shalat dan do’a Tahiyyatul Masjid dilakukan kapan saja ketika seseorang masuk ke dalam Masjid.

Tahiyyatul Masjid

Tahiyyatul Masjid adalah amalan yang dilakukan untuk menghormati Masjid yang biasanya dilakukan ketika pertama memasuki Masjid. Bentuk Tahiyyatul Masjid tersebut yang dikenal dan dipraktekkan umum ialah shalat.
Di samping shalat, Tahiyyatul Masjid juga dapat berbentuk do’a, sehinga baik shalat maupun do’a keduanya merupakan bentuk amalan yang dilkukan sebagai penghormatan terhadap Masjid.
Berikut ini tuntunan Tarjih mengenai Shalat Tahiyyatul Masjid sebagaimanaterdapat dalam HPT.

Do’a Tahiyyatul Masjid

Mengenai Tahiyyatul Masjid, Tarjih pun mengambil kesimpulan bahwa jika seseorang masuk Masjid dianjurkan membaca salam bagi Nabi SAW dan do’a “Allahummaftahli abwa ba rahmatik!”.
Landasan yang dijadikan sumber pengambilan ketetapan di atas ialah hadits Abu Hurairah berikut ini.
إِذَادَخَلَ : وَالسَلَّمَ عَلَيْهِ صَلَّىاللَّهُ اللَّهِ رَسُوْلُ قَالَ :قَالَ أَبِىأُسَيْدٍ عَنْ أَبِىحُمَيْدٍ لِحَدِيْثِ
اللَّهُمَّافْتَحْ :لْيَقُلْ ثُمَّ وَالسَلَّمَ عَلَيْهِ صَلَّىاللَّهُ النَّبِىِّ عَلَى فَلْيُسَلِّمْ الْمَسْجِدَ أَحَدُكُمُ
مُسْلِمٌ رَوَاهُ ) فَضْلِكَ مِنْ اَسْأَلُكَ إِنِّى اَللَّهّمَّ :فَلْيَقُلْ خَرَجَ وَإِذَا ، رَحْمَتِكَ لِىأَبْوَابَ
(صَحِيْحَةٍ بِأَسَانِيْدَ وَغَيْرُهُمْ مَاجَهْ وَابْنُ النَّسَائِيُّ وَأَبُوْذَاوُدَوَ
Artinya: “Karena hadits Abu Humaid dari Abu Usaid yang berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Apabila seseorang masuk Masjid, hendaklah membaca shalawat kepada Nabi lalu berdo’a: “Allahummaf tahli abwa ba rahmatik”. Dan bila ia keluar hendaklah ia berdo’a: “Allahumma inni as’aluka min fadlik”.” (Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, Nasai, Ibnu Majah dan yang lainya dengan sanad shahih).

Shalat Tahiyyatul Masjid

Ketika seseorang memasuki Masjid, sebagai tanda atau cara menghormati Masjid sebagai Baitullah, disunnahkan untuk engerjakan shalat dua raka’at sebelum orang tersebut duduk di dalam Masjid itu. Tarjih juga menetapkan mengenai larangan orang untuk duduk di Masjid sebelum melakukakn shalat dua raka’at. Demikian pula pada saat imam sedang khutbah pada hari Jum’at, tetap dilarang duduk sebelum shalat dua raka’at diatas.
Ketentuan di atas didasarkan pada sumber dalil dari hadits Abu Qatadah dan hadits Jabir bin’Abdullah.
Hadits Abu Qatadah;
أَحَدُكُمُ اِذَادَخَلَ : وَالسَلَّمَ عَلَيْهِ صَلَّىاللَّهُ اللَّهِ رَسُوْلُ قَالَ :قَالَ أَبِىقَتَادَةَ لِحَدِيْثِ
رَكْعَتَيْنِ حَتَّىيُصَلِّىَ فَلاَيَجْلِسْ الْمَسْجِدَ
Artinya: “ Karena hadits Abu Qatadah yang berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Apabila seseorang masuk masjid, jangan duduk sebelum Dia shalat dua raka’at””.
Hadits Jabir bin Abdullah;
عَلَيْهِ صَلَّىاللَّهُ النَّبِىُّ وَ الْجُمْعَةِ يَوْمَ رَجُلٌ دَخَلَ :قَالَ عَبْدِاللَّهِ بْنِ جَابِرِ وَلِحَدِيْث
(رَوَاهُمَاالشَّيْخَانِ) رَكْعَتَيْنِ فَصَلِّ قُمْ :قَالَ .لاَ :قَالَ ؟ أَصَلَّيْتَ :فَقَالَ .يَخْطُبُ وَالسَلَّمَ
Artinya: “Dan hadits Jabir bin ‘Abdullah yang berkata bahwa pernah ada orang masuk Masjid pada hari Jum’at ketika Nabi saw. sedang berkhutbah, lalu ditegurnya: ‘Sudahkan Engkau shalat?’. Dia menjawab: ‘Belum!’. Maka sabda Nabi saw.: ‘Beridirilah dan shalatlah dua raka’at’”. (Keduanya diriwayatkan oleh Syaikhan atau Bukhari dan Muslim)

Do’a Keluar Masjid

Tidak ketika memasuki Masjid saja, akan tetapi pada saat keluar pun diperintantahkan untuk memberikan penghormatan kepada Masjid dengan membaca do’a. Bunyi do’a keluar Masjid itu adalah “Allahumma inni as’aluka min fadlik”.
Landasan sumber dalilnya ialah hadits Bukhari dan Muslim berikut;
فَضْلِكَ مِنْ إِنِّىاَسْأَلُكَ اَللَّهُمَّ :فَلْيَقُلْ إِذَاخَرَجَ (١٠) فِى الْمُتَقَدِّمِ لِلْحَدِيْثِ
Artinya: “Karena hadits yang tersebut dalil nomor 10 diatas: “Apabila keluar (dari Masjid) hendaklah berdo’a: “Allahumma inni as’aluka min fadlik””.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-teks-khutbah-nikah-bahasa-arab-latin-dan-terjemahannya/