Stategi pendekatan pembelajaran tak langsung

Stategi pendekatan pembelajaran tak langsung

Stategi pendekatan pembelajaran tak langsung

[3]Strategi pembelajaran tak langsung sering disebut inkuiri, induktif, pemecah masalah, pengambilan keputusan dan penemuan. Berlawan dengan strategi pembelajaran langsung, pembelajaran tak langsung umumnya berpusat pada peserta didik, meskipun dua strategi tersebut dapat saling melengkapi. Peranan guru bergeser dari seorang penceramah menjadi fasilitator. Guru mengelola lingkungan belajar dan memberikan kesempatan peserta didik untuk terlibat.

Kelebihan dari strategi ini, antara lain:

  1. Mendorong ketertarikan dan keingin tahuan peserta didik .
  2. Menciptakan alternatif dan menyelesaikan masalah.
  3.  Mendorong kreativitas dan pengembangan keterampilan interpersonal dan kemampuan yang lain .
  4. Pemahaman yanh lebih baik.
  5. Mengekspresikan pemahaman.

Kekurangan dari strategi pembelajaran ini, yakni:

  1. Memerlukan waktu panjang.
  2. Outcome sulit diprediksi.
  3. Strategi pembelajaran ini tidak cocok apabila peserta didik perlu mengingat materi dengan cepat.
  4. Strategi pendekatan pembelajaran interaktif.

Pembelajaran interaktif menekankan diskusi dan sharing diantara peserta didik. Diskusi dan sharing memberi kesempatan peserta didik untuk bereaksi terhadap gagasan, pengalaman, pendekatan dan pengetahuan guru atau temannya, dan untuk membangun cara alternatif untuk berfikir dan merasakan.

Kelebihan strategi ini, antara lain:

  1. Peserta didik dapat  belajar dari temannya dan guru untuk membangun keterampilan sosial dan kemampuan-kemampuan.
  2. Mengorganisasikan pemikiran dan membangun argumen yang rasional.

Strategi pembelajaran interaktif dapat menjangkau kelompok-kelompok dan metode-metode interaktif. Kekurangan dari strategi ini sangat bergantung pada kecakapan guru dalam menyusun dan mengembangkan dinamika kelompok.

sumber :
https://belantaraindonesia.org/seva-mobil-bekas/