SMAN 2 Surabaya Gelar Seminar Anti Narkoba

SMAN 2 Surabaya Gelar Seminar Anti Narkoba

SMAN 2 Surabaya Gelar Seminar Anti Narkoba

SMAN 2 Surabaya Gelar Seminar Anti Narkoba
SMAN 2 Surabaya Gelar Seminar Anti Narkoba

Valentine’s Day adalah momen spesial bagi mayoritas anak zaman now. Namun, hari kasih sayang tersebut kerap diisi dengan sejumlah aktivitas negatif. Karena itu, SMAN 2 Surabaya menggelar seminar anti narkoba.

Seminar tersebut diadakan di ruang aula sekolah. Sekira 150 perwakilan siswa kelas X dan XI,

Kepala SMAN 2 Surabaya DPD Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) menghadiri acara tersebut.

Kepala SMAN 2 Surabaya Tatik Kustini mengapresiasi gerakan anti narkoba tersebut. Dia berpendapat, siswa jenjang sekolah menengah memang perlu pembelajaran tentang bahaya narkoba.

Menurutnya, siswa usia sekolah menengah memiliki tingkat keingintahuan yang tinggi. Karenanya, kecenderungan tersebut dimanfaatkan dalam bentuk penyuluhan anti narkoba. Salah satunya, lanjut Tatik, dengan mengundang sejumlah pembicara dari pihak DPD Granat.

“Mereka (DPD Granat) dan pihak sekolah mensosialisasikan bahaya narkoba.

Mereka kan sudah ahlinya. Kami juga undang dokter sebagai pembicara,” kata Tatik ditemui wartawan, Rabu (14/2).

Melalui kegiatan penyuluhan itu, dia berharap siswa dapat mengenal segala macam jenis narkoba dan menjauhinya. Selain, sejumlah pembelajaran bahaya narkoba melalui kegiatan belajar mengajar di kelas.

Ketua DPD Granat Arie Soeripan membenarkan pernyataan tersebut. Menurutnya kegiatan penyeluhan tersebut sengaja menyasar siswa sekolah menengah. Karena, siswa SMA tersebut tergolong anak pada usia labil.

Karenanya, pihaknya menggelar kegiatan tersebut bertepatan dengan momen Valentine’s Day

. Tujuannya, memberi pengetahuan tentang bahaya narkoba. Supaya siswa SMA tidak mengisi momen tersebut dengan aktivitas yang negatif.

“Karena kasih sayang itu tidak cuma pas Valentine, tapi setiap hari. Kegiatan ini juga untuk mencegah keterlibatan siswa dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” kata Arie.

Dia berharap, melalui penyuluhan tersebut, siswa dan generasi zaman now lainnya mampu mengisi momen-momen  tertentu dengan kegiatan positif.

 

Baca Juga :