Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini
Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini

yang dapat kalian jadikan acuan untuk belajar. Silahkan disimak!

Terdapat sejumlah prinsip umum yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan PAUD. Berikut secara umum dalam (Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP-UPI, 2007;107) prinsip-prinsip yang dimaksud sebagai berikut :

1. Holistik dan terpadu

Penyelenggaraan PAUD seyogyanya terarah ke pengembangan segenap aspek perkembangan jasmani dan rohani yang utuh dan proporsional. Secar lebih luas terintegrasi dengan sistem sosial yang ada dalam masyarakat.

2. Berbasis keilmuan yang bersifat multi-disipliner

Karena sifatnya yang holistik, PAUD hendaknya didasarkan pada temuan-temuan mutakhir dalam berbagai bidang keilmuan yang relevan.

3. Berorientasi  pada kebutuhan dan perkembangan dan keunikan anak.

Program PAUD harus mulai dari kondisi semula anak dan terarah ke pemenuhan kebutuhan perkembangan dan belajar anak. Program PAUD harus mulai dari kondisi semula anak dan terarah ke pemenuhan kebutuhan perkembangan dan belajar anak.

4. Berorientasi masyarakat

PAUD hendaknya berlandaskan dan sekaligus turut mengembangkan nilai-nilai sosio kultural yang berkembang pada masyarakat. Prinsip ini mempersyaratkan perlunya PAUD memanfaatkan potensi lokal dan keragaman budaya maupun sumber-sumber daya potensial yang ada di masyarakat setempat.

5. Menjamin kemanan anak
Dalam hal ini para pendidik PAUD harus mampu menyediakan lingkungan belajar dan perkembangan yang aman bagi anak baik yang bisa membahayakan fisik maupun kesehatan.

6. Keselarasan anatara rumah, sekolah, dan masyarakat
Untuk menyediakan layanan paud yang bermutu dan efektif diperlukan adanya keselarasan program pendidikan antara apa yang berlangsung dirumah, sekolah, dan bahkan di masyarakat. Tiga unsur lembaga pendidikan ini perlu mensinergikan program-program pendidiknya sehingga menjadi suatu program pendidikan yang selaras dan berpengaruh positif signifikan terhadap perkembangan anak secara keseluruhan.

7. Terbatas dari perlakuan diskriminatif
Pendidikan tidak hanya dimaksudkan bagi anak yang cerdas dan pintar, tetapi untuk semua anak tanpa membedakan ras, jenis kelamin, taraf kecerdasan, dan faktor-faktor lainya. Namun hal ini tidak menuntut anak mendapat perlakuan sama, tetapi justru mereka perlu mendapat perlakuan yang proporsional yang tepat sesuai dengan kondisi dan kemampuan anak yang bersangkutan.

Sumber : https://www.okeynotes.com/blogs/212521/19500/fabel-adalah