PKL Suryakencana Pagi dan Malam Siap Direlokasi Senin Ini

PKL Suryakencana Pagi dan Malam Siap Direlokasi Senin Ini

PKL Suryakencana Pagi dan Malam Siap Direlokasi Senin Ini

 

PKL Suryakencana Pagi dan Malam Siap Direlokasi Senin Ini

Pemandangan berbeda nampak terlihat di sepanjang Jalan Suryakencana yang merupakan lokasi “surganya” kuliner Kota Bogor.

Sebab

saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan revitalisasi pedestrian sisi kanan Jalan Suryakencana hingga ke Gang Aut. Sementara pedestrian sisi kirinya direvitalisasi mulai dari Hotel 1O1 sampai Gang Aut.

Tak hanya merevitalisasi pedestrian yang menelan anggaran sebesar Rp 4 miliar, Pemkot Bogor pun turut menata Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sepanjang Suryakencana, baik itu PKL pagi maupun PKL malam. Nantinya setelah revitalisasi selesai, jalan Suryakencana dipastikan akan menjadi jauh lebih cantik dan nyaman dari sebelumnya. contoh report text singkat tentang kelinci

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor

Hanafi mengatakan, PKL di Suryakencana terdapat dua komoditi, yakni pagi dan malam. Untuk PKL pagi didominasi pedagang kering yang akan direlokasi ke Plaza Bogor. Sedangkan PKL basah yang biasa menjajakan sayuran, buah, bunga hingga ikan asin mulai dari Lawang Suryakencana hingga kampus Kesatuan di malam hari, bergeser ke lahan Eks Pasar Gembrong Sukasari

“Relokasi akan kami lakukan Senin malam seiring dengan pembangunan pedestrian yang sudah dimulai sejak 9 November lalu,” ujarnya di Balai Kota Bogor, Jumat (16/11/2018).

Hanafi menuturkan, selama revitalisasi pedestrian di sisi kanan jalan Suryakencana sepanjang kurang lebih satu kilometer, harus benar-benar bersih dari pedagang. Apalagi, relokasi tersebut bisa jadi permanen karena setelah rampung, tidak boleh ada lagi PKL yang berjualan diatas trotoar. Pasalnya, tempat relokasi baik di Plaza Bogor ataupun Eks Pasar Sukasari memang disediakan definitif. Mengingat di pedestrian tidak boleh ada lagi PKL sama seperti di pedestrian seputaran Kebun Raya Bogor.

“Kemungkinan memang ada beberapa pedagang khas yang akan dipertahankan berjualan di pedestrian, tetapi kebijakan itu baru akan diterapkan dan diatur setelah selesai pembangunan. Saat ini karena ada pembangunan, jadi direlokasi dulu,” tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kota Bogor

Anas S Rasmana mengatakan, para pedagang sudah sepakat dan setuju terkait relokasi ini, melalui pertemuan bersama pedagang yang lebih dari lima kali. Selain itu, rapat persiapan juga sudah dilalui Diskop UMKM lebih dari delapan kali. Pada hasil pertemuan disepakati PKL siang yang berjumlah 144 pedagang akan direlokasi ke Plaza Bogor di lantai 1, yang pengundiannya dilakukan Sabtu (17/11).

“Sementara untuk relokasi 138 PKL malam, mereka meminta tersedianya toilet, pengelolaan sampah dan atap juga minta diseragamkan,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor

Andri Latif menuturkan, eks lahan Pasar Sukasari yang kini tengah diratakan akan rampung Senin (19/11) mendatang. Saat ini sudah terpasang pembatas dari bambu, tangga dan listrik. Sedangkan untuk sampah, pihaknya masih mengkaji dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) karena tidak ada penampungan sampah.

“Tinggal membuat dua toilet, lalu skema pengelolaan sampahnya. Dan ada retribusi yang kami tarik, tapi bukan biaya sewa,” pungkasnya.