PENGERTIAN ORGANISASI INTERNASIONAL MENURUT PARA AHLI

PENGERTIAN ORGANISASI INTERNASIONAL MENURUT PARA AHLI

PENGERTIAN ORGANISASI INTERNASIONAL MENURUT PARA AHLI

Karena ini menyangkut dengan sebuah organisasi yang menyangkut dengan adanya peran-peran dari berbagai negara yang menjadi anggota, maka banyak diantara para ahli memberikan definisi organisasi internasional dengan karakteristik masing-masing.

Dalam mendefinisikan organiasi internasional, para ahli ini menyertakan kriteria, elemen, dan syarat minimal yang setidaknya harus dimiliki oleh suatu organisasi internasional. Maka dari itu, inilah yang menyulitkan untu mendapatkan definisi secara umum.

Disamping itu, selain memberikan definisi mengenai organisasi internasional, para ahli juga cenderung memberikan ilustrasi yang substansinya mengarah kepada dasar yang harus dimiliki oleh organisasi internasional, berikut beberapa definisi dari para ahli tersebut.

1. BOWET D.W

Dalam bukunya yang berjudul ‘Hukum Organisasi Internasional’, Bowet mengatakan bahwa tidak ada suatu batasan mengenai organisasi publik internasional yang dapat diterima secara umum. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa pada umumnya organisasi adalah permanen berdasarkan perjanjuan internasional banyak multilateral dari bilateral tentu dengan kriteria tertentu.

2. STARKE

Starke membandingkan fungsi, hak, kewajiban dan wewenang bagi berbagai organisasi lembaga internasioal dengan negara modern. Hal ini dijelaskan Starke pada bukunya yang berjudul ‘An introduction to international Law’. Dalam buku ini Starke menjelaskan beberapa poin.

Starke mengungkapkan bahwa pada awalnya organisasi interasional seperti suatu fungsi negara modern yang mempunyai hak, kewajiban, memiliki kekuasaan lengkap dengan alatnya, dan semua diatur oleh hukum nasional yang dinamakan Hukum Tata Negara.

Sehingga, dengan demikian organisasi internasional ini dapat disebut atau sama halnya dengan alat kelengkapan negara yang telah berkembang atau modernd dan diatur oleh hukum konstitusi internasional.

3. SUMARYO SURYOKUSUMO

Menurut Sumaryo Suryokusumo organisasi internasional adalah proses, organisasi internasional menyangkut aspek-aspek perwakilan dari tingkat suatu proses yang telah dicapai pada waktu tertentu.

Dia juga menyebut bahwa organisasi internasional diperlukan dalam rangka kerjasama, menyesuaikan dan mencari kompromi untuk memnentukan kesejahteraan dan memecahkan persoalan bersama serta mengurangi pertikaian yang timbul.

4. TEUKU MAY RUDY

Teuku May Rudy menyebut organisasi internasional sebagai pola kerjasama yang melintas batas-batas negara, dengan didasari struktur organisasi yang jelas dan lengkap. Hal ini diharapkan berlangsung dan pelaksanaan fungsinya berkesinambungan.

Selain itu diharapkan dapat mengusahakan tercapainya tujuan-tujuan yang diperlukan dan disepakati bersama baik antara pemerintah dengan sesama pemerintah maupun dengan kelompok non pemerintah pada dasar negara yang berbeda.

5. T. SUGENG ISTANTO

Sugeng Istanto mendefinisikan organisasi internasional dalam artian yang lebih luas. Dalam bukunya yang berjudul ‘Hukum Internasional’, ia menjabarkan bahwa yang dimaksud organisasi internasional adalah bentuk kerja sama antara pihak yang bersifat internasional untuk tujuan yang bersifat internasional pula.

Pihak-pihak yang berisfat internasional itu dapat berupa perorangan, badan bukan negara yang berada di negara atau pemerintahan negara tertentu. Yang dimaksud dengan tujuan internasional adalah tujuan bersama yang menyangkut kepentingan berbagai negara.


Sumber: https://itsjustabitoffun.com/dragon-blaze-apk/