Pengertian Kebodohan

Pengertian Kebodohan

Kebodohan dalam bahasa yunani adalah trẽla, dan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kebodohan adalah sifat-sifat bodoh , ketidaktahuan, kekeliruan dan kesalahan.

Kebodohan adalah keadaan dan situasi disaat kurangnya pengetahuan terhadap sesuatu informasi bersifat subjektif. Hal ini tidak sama dengan tingkat kecerdasan yang rendah (kedunguan), seperti kualitas intelektual dan tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang. Kata “bodoh” adalah kata sifat yang menggambarkan keadaan disaat seseorang tidak menyadari sesuatu hal, tapi masih memiliki kemampuan untuk memahaminya.

Kebodohan dalam beberapa pandangan :

Kebodohan adalah minimnya pengetahuan seseorang akan suatu hal yang dikarenakan oleh beberapa sebab seperti kurang bergaul, cenderung menyendiri, dll .(Nur Miswari, 2015).

Kebodohan adalah tidak adanya keinginan untuk menjadi lebih baik dan tidak mempercayai adanya kesempatan untuk merubah itu sendiri. (Rizqika Ramadhani, 2015).

 

 2.2 Faktor Penyebab Kebodohan

2.2.1 Kemalasan

Penyebab kebodohan yang utama adalah kemalasan. Kemalasan adalah setan nomor  satu bagi para pelajar. Banyak pelajar yang malas dalam pelajaran hanya karena ingin melakukan hal yang menyenangkan tapi pada akhirnya merugikan. Menurut hasil survei, banyak teman-teman kami yang sulit untuk mengatur waktu untuk belajar dan kegiatan lainnya. Mereka malah mendahulukan kesenangan daripada harus belajar. Tapi pada akhirnya mereka akan menyesali perbuatan meraka karena hasil nilai yang kurang memuaskan.

2.2.2  Kesadaran yang kurang akan pentingnya ilmu.

            Kesadaran yang kurang juga dapat menyebabkan kebodohan , karena dalam hidupnya mereka hanya memikirkan kesenangan tanpa benar-benar mengetahui kalau kesenangan itu juga  bisa didapatkan dengan memiliki ilmu .

2.2.3     Wilayah atau tempat tinggal.

            Wilayah juga menjadi salah satu faktor adanya kebodohan pada seseorang , misalnya seseorang dari daerah terpencil dalam hidupnya hanya akan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tanpa berpikir kalau belajar dan berusaha dapat membuat hidupnya lebih bahagia pada masa yang akan datang.

2.2.4     Kurang Bergaul ( Cenderung Menyendiri ).

            Seseorang yang cenderung menyendiri dan kurang bergaul akan susah untuk mendapatkan informasi dari teman serta masyarakat sekitarnya , sehingga ia akan merasa minder dan kurang mampu mengolah sikap dalam kesehariannya.

2.3. Cara Mengatasi Kebodohan

sumber :

 

https://erdf-masters-kart.com/truck-simulator-usa-apk/