Pengertian Filsafat

Pengertian Filsafat

Dalam sejarah perkembangan pemikiran kefilsafatan,antara satu ahli filsafat dan ahli filsafat lainnya selalu berbeda namun hampir sama. Pengertian filsafat dapat dipilahkan kedalam dua garis besaryaitu secara etimologi dan terminologi.

  1. Pengertian secara  etimologi

Kata filsafat, yang dalam bahasa arab dikenal dengan istilah falsafah dan dalam bahasa inggris dengan istilah philosophy adalah berasal dari bahasa yunani philosophia. Kata philosophia terdiri atas kata philein yang berarti cinta (love) dan sophia yang berarti kebijakan (wisdom). Sehingga pengertian etimologis dari istilah filsafat berarti cinta kebijaksanaan atau love of wisdom dalam arti yang sedalam-dalamnya.

  1. Pengertian secara terminologi

Pengertian secara terminologis merupakan uraian yang menjelaskan berdasarkan batasan-batasan definisi yang disusun oleh filsuf dan ahli filsafat pengertian terminologis tentang filsafat adalah :

(i)                 upaya spekulatif untuk menyajikan suatu pandangan sistematik dan lengkap tentang seluruh realitas;

(ii)               upaya untuk melukiskan hakikat realitas akhir dan besar secara nyata;

(iii)             upaya untuk menentukan batas-batas dan jangkauan pengetahuannya:sumbernya,hakikatnya ,keabsahanya dan nilainya.

Filsafat ilmu menurut pendapat para ahli : 

  1. Stephen R. Toulmin

Sebagai suatu cabang ilmu, filsafat ilmu mencoba pertama-tama menjelaskan unsur-unsur yang terlibat dalam proses penyelidikan ilmiah prosedur-prosedur pengamatan, pola-pola perbinacangan, metode-metode penggantian dan perhitungan, pra-anggapan-pra-anggapan metafisis, dan seterusnya dan selanjutnya menilai landasan-landasan bagi kesalahannya dari sudut-sudut tinjauan logika formal, metodologi praktis, dan metafisika

  1. Lewis White Beck

Filsafat ilmu membahas dan mengevaluasi metode-metode pemikiran ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagai suatu keseluruhan.

  1. Peter Caws

Filsafat ilmu merupakan suatu bagian filsafat, yang mencoba berbuat bagi ilmu apa yang filsafat seumumnya melakukan pada seluruh pengalaman manusia. Filsafat melakukan dua macam hal di satu pihak, ini membangun teori-teori tentang manusia dan alam semesta, dan menyajikannya sebagai landasan-landasan bagi keyakinan dan tindakan; di lain pihak, filsafat memeriksa secara kritis segala hal yang dapat disajikan sebagai suatu landasan bagi keyakinan atau tindakan, termasuk teori-teorinya sendiri, dengan harapan pada penghapusan ketakajegan dan kesalahan.

  1. Ismaun (2001)

fungsi filsafat ilmu adalah untuk memberikan landasan filosofik dalam memahami berbagi konsep dan teori sesuatu disiplin ilmu dan membekali kemampuan untuk membangun teori ilmiah. Selanjutnya dikatakan pula, bahwa filsafat ilmu tumbuh dalam dua fungsi, yaitu: sebagai confirmatory theories yaitu berupaya mendekripsikan relasi normatif antara hipotesis dengan evidensi dan theory of explanation yakni berupaya menjelaskan berbagai fenomena kecil ataupun besar secara sederhana

sumber :
https://www.ayoksinau.com/seva-mobil-bekas/