Pengertian Filsafat Ilmu Komputer

Pengertian Filsafat Ilmu Komputer

Ilmu Komputer berasal dari “Computer Science” yaitu mengenai pemrosesan informasi dengan
struktur informasi dan prosedur yang masuk ke dalam representasi dari pemrosesan
 tersebut, dan dengan implementasinya dalam sistem pemrosesan informasi.  Ilmu komputer merupakan ilmu pengetahuan yaitu pengetahuan yang telah diuji kebenarannya melalui metode ilmiah yang obyeknya adalah komputer digital dan fenomena di sekitar mereka (sebagai pemroses dan penyaluran informasi).

filsafat komputer bisa diartikan bahwa filsafat adalah  hasil pemikiran yang sedalam-dalamnya dimana kebenaranya telah diuji. kemudian hasil itu menjadi ilmu pengetahuan untuk umum. Dalam hal ini yaitu ilmu pengetahuan tentang komputer yang tujuan nya mempelajari nilai-nilai yang  mempunyai manfaat yang terkandung dalam computer.

Jadi filsafat ilmu komputer adalah pemikiran yang sedalam-dalamnya untuk memperoleh kebenaran, makna, tujuan serta nilai-nilai ilmu komputer bagi kehidupan manusia.

2.3              Pemikiran Filsafat terhadap Studi Informatika

Berikut ini kami akan mencoba untuk menyampaikan beberapa pemikiran dari seorang ahli tentang kaitan filsafat, khususnya fisafat ilmu terhadap penemuan, perkembangan hingga pengendalian terhadap studi informatika.

  1. Filsafat sebagai “nenek moyang” ilmu

Sebagai mana yang umum diketahui, bahwa filsafat dianggap dan diakui sebagai awal dari setiap ilmu yang ada, kecuali ilmu agama. Begitu pun dengan ilmu komputer atau ilmu informatika yang mempelajari tentang system maya. Ilmu ini juga bermula dari sebuah pemikiran filsafat untuk mempermudah kegiatan manusia dalam kesehariannya.

Pemikiran tersebut mendorong para ahli di bidang elektronika untuk membuat mesin digital yang bisa digunakan untuk melakukan proses penghitugan (inggris-compute). Dari sini dibuatlah sebuah perangkat tertentu dengan memasukkan program tertentu hingga perangkat tersebut bisa digunakan untuk membantu proses penghitungan, meskipun dengan kemampuan yang sangat terbatas dan ukuran yang relatif besar serta biaya produksi yang tidak sedikit.

  1. Dengan Filsafat ilmu, Studi Informatika terus berkembang

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, pemikiran filsafat selalu membuka lahan baru untuk dieksplorasi oleh para ahli ilmu. Atau filsafat selalu ingin menuntaskan segala sesuatu hingga ke akhir rantai, sedangkan tidak akan pernah diketahui sampai dimana rantai ilmu akan berakhir. Yang dimaksud di sini adalah jika sebuah pengetahuan telah dicapai, maka filsafat akan kembali bekerja untuk semakin mengoktimalkan pengetahuan yang telah ada.

Kaitannya dengan Informatika adalah, saat pertama kali komputer ditemukan, perangkat tersebut sangat jauh dari sempurna. Komputer saat itu adalah sebuah mesin berukuran besar dengan kebutuhan energi yang besar pula, dan diproduksi dengan dana yang besar, namun memiliki banyak keterbatasan dalam kemampuan melakukan tugas perhitungan. Dari sini para ahli kembali berfikir untuk terus mengembangkan mesin tersebut. Ketika mesin komputer terus berkembang, maka studi informatika yang mempelajari tentang mesin ini juga akan terus berkembang. Dan perkembangan ini tidak akan berhenti hingga filsafat ilmu berhenti bekerja.

  1. Filsafat mendorong berfikir integral/menyeluruh

Berfikir integral/menyeluruh adalah salah satu ciri pemikiran filsafat. Ciri ini juga mempengaruhi perkembangan studi Informatika. Dalam dunia Informatika, perkembangan teknologi sebisa mungkin diusahakan untuk membantu atau mempermudah aktivitas manusia dalam keseharian dari berbagai macam aspek kehidupan. Awal kali komputer ditemukan, komputer hanya digunakan oleh beberapa instansi khusus saja, militer misalnya. Namun saat ini, bahkan pengaturan rambu-rambu lalu lintas pun juga memakai jasa komputer.

sumber :
https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/seva-mobil-bekas/