Morfologi Tanaman Bougenville

Morfologi Tanaman Bougenville.

Tanaman bougenville  termasuk tanaman perdu tegak, tinggi tanaman kira-kira 2-4 meter. Sistem perakarannya  adalah tunggang. Dengan akar-akar cabang yang melebar ke semua arah dengan kedalaman 40  cm – 80 cm. Akar yang terletak dekat permukaan tanah kadang tumbuh terus atau akar bakal tanaman bara.
Bougenville  merupakan perdu yang memanjatdan menggantung, tinggi 0,3 m – 10 m. batang memiliki cabang berkayu bulat, beruas, dan memiliki diameter 5 mm – 8 mm, berwarna coklat dan majemuk.
Bunga bogenville termasuk bunga majemuk, payung 3  – 15 bunga. Bunga beranekaragam ada kuning, merah, merah jambu, ungu, putih dan sebagainya.  Kelopak bunga berbentuk tabung 2 – 4 mm. taju bunga 5 -8, berbentuk paku, berambut halus.
Pasangan daun yang sama dihubungkan dengan tonjolan yang melintang. Daun menyirip berdaun satu, helaian daun lebar bulat sampai memanjang, bertepi rata, bertulang menyirip atau bertulang tiga sampai lima. Bougenville memiliki buah buni yang masak hitam megnkilat, panjang 1 cm, bebiji dua atau karena kegagalan berbiji satu dan tidak memiliki lekukan.

B.     CARA BUDIDAYA

Bougenville biasanya diperbanyak dengan stek dan cangkokan, yang tidak rumit dan jarang gagal. Asal tanah pembibitan untuk stek (atau tanah yang dibalutkan ke batang cangkokan) dipilih yang cukup mengandung pasir (atau yang gembur). Syarat lain yang perlu diperhatikan adalah tanah jangan sampai terlalu basah.
Kalau yang diinginkan itu tanaman yang bisa beraneka ragam warna bunganya, perbanyakan biasanya dilakukan dengan okulasi. Asal dilakukan dengan hati-hati supaya resiko gagal bisa dikurangi. Agar okulasi tidak kekeringan, sebaiknya dibuatkan tudung yang ditempelkan di atas okulasi.
Para pemulia tanaman lebih sering memperbanyak bougenville dengan biji hasil persilangan. Umumnya mereka melakukan eksperimen persilangan untuk mendapat hibrida bougenville yang unik. Cara ini jelas cukup rumit dan memerlukan ketelitian dan kesabaran. Tapi persilangan itu prinsipnya sama saja dengan yang biasa kita lakukan terhadap tanaman lain.
Benang sari bougenville A kita jatuhkan dengan hati-hati ke putik bougenville B. Lalu hasil penyerbukan ini kita kerudungi dengan kantong kertas. Biji yang kemudian terbentuk disemaikan. Dari sini akan tumbuh bougenville yang berwarna-warni dalam satu kesatuan daun penumpu bunga.
baca jgua :