Mengenal Tentang Prestasi Akademik

Mengenal Tentang Prestasi Akademik

Mengenal Tentang Prestasi Akademik

Mengenal Tentang Prestasi Akademik
Mengenal Tentang Prestasi Akademik
  1. Pengertian Prestasi Akademik

Prestasi akademik merupakan perubahan dalam hal kecakapan tingkah laku, ataupun kemampuan yang dapat bertambah selama beberapa waktu dan tidak disebabkan proses pertumbuhan, tetapi adanya situasi belajar. Perwujudan bentuk hasil proses belajar tersebut dapat berupa pemecahan lisan maupun tulisan, dan keterampilan serta pemecahan masalah langsung dapat diukur atau dinilai dengan menggunakan tes yang berstandar (Sobur,2006).

Prestasi akademik adalah istilah untuk menunjukkan suatu pencapaian tingkat keberhasilan tentang suatu tujuan karena suatu usaha belajar telah dilakukan oleh seseorang secara optimal (Setiawan,2006).

  1. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Akademik

        Banyak faktor yang dapat mempengaruhi prestasi akademik individu. Menurut Soemanto (2006: 17) menyatakan faktor yang mempengaruhi prestasi dan tingkah laku individu adalah:

  1. a)Konsep diri

Pikiran atau persepsi individu tentang dirinya sendiri, merupakan faktor yang penting mempengaruhi prestasi dan tingkah laku

  1. b)Locus of Control

Dimana individu merasa melihat hubungan antara tingkah laku dan akibatnya, apakah dapat menerima tanggung jawab atau tidak atas tindakannya. Locus of control mempunyai dua dimensi, yakni dimensi eksternal dan dimensi internal. Dimensi eksternal akan menganggap bahwa tanggung jawab segala perbuatan berada di luar diri pelaku. Sedangkan dimensi internal melihat bahwa tanggung jawab segala perbuatan berada pada diri si pelaku. Individu yang memiliki locus of control eksternal memiliki kegelisahan, kecurigaan dan rasa permusuhan. Sedangkan ndividu yang memiliki locus of contol internal suka bekerja sendir dan efektif.

  1. c)Kecemasan yang Dialami

Kecemasan merupakan gambaran emosional yang dikaitkan dengan ketakutan. Dimana dalam proses belajar mengajar, individu memiliki derajat dan jenis kegelisahan yang berbeda.

  1. d)Motivasi Hasil Belajar

Jika motivasi individu untuk berhasil lebih kuat daripada motivasi untuk tidak gagal, maka individu akan segera merinci kesulitan-kesulitan yang dihadapinya. Sebaliknya, jika motivasi individu untuk tidak gagal lebih kuat, individu akan mencari soal yang lebih mudah atau lebih sukar.

  1. Penilaian Prestasi Akademik

Penilaian terhadap keberhasilan studi mahasiswa bertujuan untuk mengetahui apakah mahasiswa telah mencapai tingkat penguasaan kompetensi seperti yang diharapkan. Penilaian dilakukan lewat ujian atau teknik pengumpulan informasi yang lain. Pengumpulan informasi untuk kepentingan penilaian dilaukan secaraterus menerus, lebih dari satu kali dalam satu satuan waktu kegiatan akademik.

Adapun penghitungan hasil belajar atau indeks prestasi seperti  dalam Peraturan Akademik Universitas Negeri Yogyakarta, pasal  29 tentang Cara Penilaian dan Penentuan Nilai Akhir (2006: 17) adalah sebagai berikut :

1)      Penentuan kemampuan akademik seorang mahasiswa sejauh mungkin mempertimbangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang mencerminkan kompetensi mahasiswa.

2)      Penilaian hasil belajar menggunakan berbagai pendekatan  secara komplementatif yang mencakup berbagai unsur hasil belajar  sehingga  mampu  memberikan  umpan  balik dan “potret” penguasaan kepada mahasiswa secara tepat, sesuai  kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa.

3)      Nilai suatu mata kuliah ditentukan dengan dasar lulus atau tidak lulus. Nilai batas kelulusan adalah 5,6 (lima koma enam) untuk skala 0 sampai 10 atau 56 (lima puluh enam) untuk skal 0 s/d 100.

4)      Nilai akhir dikonversikan ke dalam huruf A, A-, B+, B, B-, C+, C, dan D yang standar dan angka/bobotnya ditetapkan  sebagai berikut :

Tabel. 1 Cara Penilaian dan Penentuan Nilai Akhir

Standar Nilai Nilai
11 101 Huruf Angka/bobot
8,6 – 10 86 – 100 A 4,00
8,0 – 8,5 80 – 85 A- 3,67
7,5 – 7,9 75 – 79 B+ 3,33
7,1 – 7,4 71 – 74 B 3,00
6,6 – 7,0 66 – 70 B- 2,67
6,1 – 6,5 61 – 65 C 2,33
5,6 – 6,0 56 – 60 C+ 2,00
0,0 – 5,5 0 – 55 D 1,00

Sumber: Peraturan Akademik Universitas Negeri Yogyakarta (2006:18)

Adapun arti notasi huruf adalah sebagai berikut:

A =  sangat baik sekali B- =  agak baik
A- =  baik sekali C+ =  lebih dari cukup
B+ =  lebih dari baik C =  cukup
B =  baik D =  kurang

Sedangkan untuk menentukan nilai akhir dalam Peraturan Akademik Universitas Negeri Yogyakarta (2006:18) pasal 31, yaitu sebagai berikut:

1)      Nilai mata kuliah merupakan hasil kumulatif dari komponen tugas, nilai ujian akhir tengah semester yang mencerminkan penguasaan kompetensi mahasiswa.

2)      Sistem penilaian untuk menentukan nilai akhir menggunakan penilaian acuan kriteria (PAK), sesuai dengan prinsip kurikulum berbasis kompetensi.

3)      Nilai yang diakui untuk mata kuliah yang diulang adalah nilai dari mata kuliah yang tercantum dalam KRS terakhir.

4)      Bobot nilai tugas, nilai ujian tengah semester, dan nilai ujian akhir semester diserahkan kepada dosen yang bersangkutan.


(Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/)