Masyarakat Jangan Simpan Uang Palsu

Masyarakat Jangan Simpan Uang Palsu

Masyarakat Jangan Simpan Uang Palsu

Masyarakat Jangan Simpan Uang Palsu
Masyarakat Jangan Simpan Uang Palsu

BANDUNG-Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan PUR Bank Indonesia (BI) Jabar mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan uang palsu, karena akan dikenakan sanksi 10 tahun penjara dan denda Rp10 Milyar.

Mikael mengatakan hal ini sesuai dengan peraturan Undang Undang No 7 Tahun 2011

bahwa menyimpan uang palsu itu sanksinya sama dengan meniru atau memalsukan uang rupiah.

“Menyimpan uang palsu itu sanksinya sama dengan meniru atau memalsukan uang rupiah,”katanya kepada wartawan di Bandung, Kamis (16/3/2017)

Menurutnya, pengawasan terhadap uang palsu bukan hanya tugas pemerintah

melainkan melibatkan juga kalangan masyarakat.

“Ini tugas Bank Indonesia dan kita semua sebagai masyarakat untuk mensosialisasikan Undang Undang No 7 Tahun 2011,”ujarnya.

Mikael menambahkan pihaknya juga bekerja sama dengan para pedagang seperti pengurus bank pasar agar pedagang tidak menyimpan uang palsu

“Kami punya mitra SP di Cirebom termaasuk Iwapi di Garut

untuk mensosialisasikan kepada para pedagang jangan menyimpan uang palsu,”tegasnya.

Jika menemukan uang palsu, sambung Mikael, agar masyarakat melaporkannya ke ikatan pedagang maupun ke pihak kepolisian.

“Karena kalau menyimpan artinya melanggar hukum yang berlaku,”pungkasnya. (MAT)

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/klasifikasi-tumbuhan-paku