Langkah Kegiatan IV DECODER

 Langkah Kegiatan IV DECODER

Dalam penjelasan decoder ini, kita tidak akan memulai langkah secara mendetail, kita cukup hanya dengan menjelaskan bentuk rangkainnya. Pada penjelasan-penjelasan sebelumnya kita sudah mengerti bagaimana mengakses program EWB tersebut, dan bagaimana pula kita menggunakan tools yang pernah kita lakukan sebelumnya. Hanya dalam penjelasan ini diterangakan bagaimana bentuk pengaksesan decoder tersebut.

Dalam hal ini kita akan menyelesaikan sebuah masalah yaitu berikut ini.

diketahui :       8 bit chip => D0-D7
00 – 5F  decoder l chip enable=high

00–5F

0 1 0 1 – 1 1 1 1
D7  D6  D5  D4  D3  D2  D1  D0

Dimana D5—D0= 0-1

Berdasarkan bentuk persoalan di atas maka kita dapat merancang suatu tabel kebenaran seperti di bawah ini :

D7 D6 D5 D4 OUT
0 0 0 0 1
0 0 0 1 1
0 0 1 0 1
0 0 1 1 1
0 0 0 0 1
0 0 1 0 1
0 1 0 0 1
0 1 1 0 0
0 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 0 0 0 0
1 1 0 0 0

Berdasarkan table tersebut, gerbang yang cocok untuk output diatas adalah gerbang NAND. Karena apabila nilai D5 dan D6 bernilail 1 maka rangkain yang terjadi adalah enable low sedangkan rangkaian yang diminta adalah enable High. Jadi jelaslah table tersebut gerbang NAND  karna sifat gerbang ini adalah 1 jika salah satu dan keduanya berniali 0.
Karena jawaban untuk table tersebut sudah ditemukan maka langkah yang kita lakukan adalah menggabungkan rangkain-rangkaian tersebut. Maka hasil dari rangkain tersebut adalah sebagai berikut.

3.4.1. Rangkaian Gerbang Nand dari Decoder

            Setelah kita mengetahui gerbang apa yang akan di gunakan pada persoalan DECODER ini maka kita akan mencoba untuk merancang suatu Gerbang logika dengan menggunakan gerbang NAND untuk membuktikan dari hasil tabel kebenaran di atas,.

Gambar 41, Gerbang Logika

Gambar di atas adalah pengguanaan gerbang NAND dan OR pada persoalan decoder tersebut dan kita akan mecoba untuk memberikan inputan pada masing variable, terlebih dahulu pastikan sofwere dalam keadaan menyala untuk menguji suatu permasalahan seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 42, Proses Pengetesan

Gambar diatas adalah ipuntan A, B dan C bernilai 0, tetapi lampu sudah menyala, karna output yang di hasilkan adalah enable hight. Selanjutnya kita akan mencoba untuk memasukkan inputan pada gambar berikutnya.

Gambar 43, inputan 1 pada Variabel A

            Gambar di atas adalah inputan A berilai 1, pada D5 sehingga lampu masih menyala karna antara D4 dan D5 itu mengeluarkan output enable HIGHT. Selanjunya kita akan mencoba untuk memasukkan nilai 1 pada variable B, seperti gambar di bawah ini

Gambar 44, inputan pada Variabel

Gambar di atas adalah imputan variable B berniali 1, kita dapat melihat bahwa lampu masih menyala dan juga pada inputan variable C berniali 1, lampu tetap menyala karna output yang di ahsilkan itu bernilai 1 artinya enable HIGHT. Selanjutnya akan di jelaskan pada gambar di bawah ini.

Gambar 45, inputan pada 2 Variabel

           Gambar di atas adalah inputan variable A dan B bernilai 1 dan inputan pada variable A dan C berniai 1 juga, sehigga output yang di hasilkan adalah enable Hight. Selanjutnya kita akan mencoba kepada semua variable bernilai 1, akan di jelaskan pada gambar di bawah ini.