Kisah Pernikahan Nabi Muhammad SAW Dengan Istrinya

Kisah Pernikahan Nabi Muhammad SAW Dengan Istrinya

Kisah Pernikahan Nabi Muhammad SAW Dengan Istrinya

Kisah Pernikahan Nabi Muhammad SAW Dengan Istrinya
Kisah Pernikahan Nabi Muhammad SAW Dengan Istrinya

Sobat, satu istri saja belum tentu adil, apalagi banyak. Namun tidak demikian dengan Nabi Muhammad SAW. Ia merupakan tauladan bagi suami-suami yang saat ini kebanyakan tidak setia, menikah dengan banyak wanita hanya karena nafsu. Namun lihatlah Nabi Muhammad SAW, Ia menikahi janda-janda tua yang ditinggal para suaminya wafat karena berperang. Mereka tidak mendapat perlindungan dan Nabi lah yang mengubah keadaan mereka . Untuk para Suami yang ingin Madu, yang selalu bilang bahwa ‘Nabi saja boleh menikah lebih dari satu’, ya silahkan saja, tapi harus dengan janda tua, janda miskin, atau janda yang ditinggal perang, hayooo berani?

Berikut ini merupakan istri-istri Baginda Rasulullah SAW

Khadijah binti Khuwailid

Khadijah adalah istri pertama Nabi Muhammad SAW. Ia merupakan janda yang berusia 40 tahun yang sudah mempunyai empat anak bersama suami terdahulunya. Saat pernikahan terjadi, Nabi SAW berusia 25 tahun, sedangkan Khadijah berusia 40 tahun.  Khadijah adalah satu-satunya istri nabi yang tidak pernah dimadu. Kebersamaan mereka menjalani bahtera rumah tangga selama 25 tahun yaitu 15 tahun sebelum menerima wahyu pertama dan 10 tahun setelahnya hingga wafatnya Khadijah, kira-kira 3 tahun sebelum hijrah ke Madinah.

Bersama Khadijah, sang nabi mempunyai enam orang anak, yaitu: Al Qasim, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Fatimah, dan Abdullah. Al Qosim mendapat julukan Abul Qosim, sedangkan Abdullah mempunyai julukan at Thoyib at Thohir yang berarti “Yang Bagus dan Lagi Suci”.

Saudah binti Zam’ah

Sepeninggal Khadijah, Nabi  SAW menikahi Saudah binti Zam’ah. Sawdah merupakan  seorang janda tua yang ditinggal suaminya. Sawdah dan suaminya al-Sakran pernah berhijrah ke Habsyah. Sepulang dari Habsyah suaminya meninggal dunia dan Rasulullah memperistrinya untuk memberi perlindungan kepadanya dan memberi penghargaan yang tinggi kepada suaminya. Acara pernikahan dilakukan oleh Salit bin Amr. Sementara pada riwayat lain menyatakan upacara dilakukan oleh Abu Hatib bin Amr. Maskawinnya ialah 400 dirham.

Aisyah binti Abu Bakar

Aisyah merupakan satu-satunya istri Sang Nabi yang masih gadis. Saat menikah dengan Nabi usia Aisah masih enam tahun. Ia  dinikahi pada tahun 620 M dan berlangsung di Mekkah sebelum Hijrah. Upacara pernikahan dilakukan oleh ayahnya Abu Bakar dengan maskawin 400 dirham.

Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa selama menjalani pernikahan dengan Aisyah, Muhammad tidak bersama dengannya sebagai suami-istri melainkan setelah berhijrah ke Madinah. Saat itu, Aisyah berumur 9 tahun sementara nabi Muhammad berumur 53 tahun.

Baca juga artikel: