Jantung dalam Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Jantung dalam Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Jantung dalam Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Tubuh manusia memerlukan alat transporgasi untuk mengangkut zat yang diperlukan untuk oksidasi dan respirasi maupun untuk mengangkut zat hasil proses tersebut. Sistem transportasi di dalam tubuh manusia terdiri atas: jantung, pembuluh darah, darah, dan getah bening.

Jantung

Jantung terletak di rongga dada sebelah kiri dan berfungsi sebagai pemompa darah. Jantung terdiri atas ruangan empat yaitu serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri, dan bilik kanan. Dinding bilik jantung memiliki otot yang lebih tebal dibandingkan dengan serambi jantung. Hal ini disebabkan kerja bilik jantung lebih berat, yaitu memompa darah ke luar jantung, sedangkan serambi jantung hanya memompa darah ke bilik jantung. Dinding bilik kiri lebih tebal daripada dinding bilik kanan, karena bilik kiri memompa darah ke seluruh tubuh, sedangkan bilik kanan hanya memompa darah ke paru-paru.

Antara serambi kanan

dengan bilik kanan terdapat katup yang disebut valvula trikuspidalis. Antara serambi kiri dengan bilik kiri terdapat katup yang disebut valvula bikuspidalis. Katup-katup tersebut berguna untuk menjaga agar darah tidak kembali ke dalam serambi apabila bilik jantung memompa darah baik ke seluruh tubuh maupun ke paru-paru.

Baca juga: https://www.seputarpengetahuan.co.id/2020/03/teks-proklamasi.html

Jantung bekerja karena kontraksi otot jantung

Hal ini mengakibatkan mengembang dan mengempisnya bagian-bagian jantung. Bila serambi jantung mengembang darah masuk ke serambi. Serambi menguncup, darah dari serambi masuk ke dalam bilik, selanjutnya bilik menguncup darah keluar dari bilik jantung.

Denyut jantung terjadi jika otot jantung berkontraksi. Denyut jantung pada setiap orang berbeda-beda tergantung usia, berat badan, jenis kelamin, kesehatan, dan kegiatan. Denyut jantung orang dewasa yang sehat dalam keadaan biasa (istirahat) antara 60 – 80 denyutan per menit. Tekanan darah menjadi indicator untuk mengetahui kekuatan jantung memompa darah. Tekanan darah pada saat bilik berkontraksi dikenal dengn sistol. Sedangkan tekanan darah saat bilik relaksasi dikenal dengan diastole