Full Day School, Pemerintah Perlu Perhatikan Tiga Hal

Full Day School, Pemerintah Perlu Perhatikan Tiga Hal

Full Day School, Pemerintah Perlu Perhatikan Tiga Hal
Full Day School, Pemerintah Perlu Perhatikan Tiga Hal

Kepala MAN Wonokromo Bantul, Ali Asmu’i mengatakan, jika tujuan pemerintah melaksanakan kebijakan full day school untuk pembentukan karakter siswa, dirinya meminta pemerintah memperhatikan tiga hal. Ketiga hal yang dimaksud berkaitan dengan kualitas guru, paket kurikulum, dan kerjasama lintas sektoral.

Menurutnya, pemerintah harus memberikan pembekalan kepada guru agar layak

menjadi teladan bagi siswa – siswanya. Keteladanan seorang guru sangat penting untuk membentuk karakter siswa. Keteladanan yang baik seperti keteladanan Kyai/Ustadz di Pondok Pesantren.

“Sekolah bisa mencontoh pola di pesantren, ada tokoh – tokoh sentral keteladanan dari kyai dan ustadz. Yang terpenting digarap pemerintah sekarang adalah bagaimana memberikan pembekalan guru menjadi teladan – teladan, baik guru mapel umum maupun agama, ini yang diinginkan K-13 kompetensi inti,” terang Ali kepada Edupost.id Selasa (27/9).

Selain itu, paket kurikulum pemerintah juga harus disederhanakan agar sekolah

berpeluang mengembangkan kurikulum seauai arah pengembangan lembaga masing – masing. Kurikulum pemerintah disederhanakan menjadi 50%, selebihnya adalah hak sekolah untuk mengembangkannya. Yang tidak kalah penting, pemerintah perlu melakukan kerjasama lintas sektoral sesuai ranah pendidikan untuk pembentukan karakter.

Sebelum kebijakan ini dilaksanakan, menurut Ali, juga perlu diadakan pemetaan terhadap kesiapan sekolah. Pemerintah tidak boleh memaksakan jika sekolah memang tidak mampu melaksanakannya.

“Sebelum kebijakan tersebut diimplementasikan, perlu diadakan pemetaan terhadap

sekolah mana yang sudah siap dan belum. Tidak harus dipaksakan waktunya, pengaturan waktu hanya bagian dari pengelolaan pendidikan,” ujarnya

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/