Cara Menangkap Ikan Secara Tradisional

Cara Menangkap Ikan Secara Tradisional

Cara Menangkap Ikan Secara Tradisional

Cara Menangkap Ikan Secara Tradisional
Cara Menangkap Ikan Secara Tradisional

Bagaimana cara menangkap ikan secara tradisional? Sebagai negara maritim, nenek moyang kita sudah terbiasa menangkap ikan di sungai ataupun laut. Mereka mengandalkan teknik-teknik tradisional dalam memburu ikan-ikan tersebut. Contohnya dengan menggunakan tangan kosong, racun dari tumbuh-tumbuhan, memakai tombak, hingga mengandalkan jaring.

Kelebihan utama menangkap ikan dengan teknik tradisional ialah ramah lingkungan. Kita mampu menerima ikan-ikan secukupnya tanpa harus merusak habitat alami si ikan. Teknik-teknik berikut juga sangat pas apabila diterapkan dalam kondisi yang genting. Misalnya pada dikala Anda sedang berada di tengah-tengah hutan tanpa persiapan sebelumnya.

Bagaimana cara menangkap ikan secara tradisional Simak Cara Menangkap Ikan Secara Tradisional

Nah, berikut merupakan ragam cara tradisional dalam menangkap ikan-ikan yang mampu Anda praktekkan sendiri!

Membendung Sungai

Ini merupakan teknik yang paling banyak diaplikasikan karena pengerjaannya yang mudah dan akibatnya pun melimpah. Syarat utama sungai yang dapat dibendung yaitu memiliki percabangan. Makara nantinya kita harus membendung salah satu anak sungai dan membiarkan pemikiran sungai melewati cabang yang satunya lagi. Anda mampu menggunakan bebatuan dan tanah lempung yang banyak terdapat di tepi sungai sebagai material pembendung. Ketika air di anak sungai tersebut sudah cukup kering, itulah saatnya Anda mengambili ikan-ikan satu per satu.

Memakai Tangan

ikan cupang aduan – Ikan-ikan di sungai dan danau mampu juga lho ditangkap menggunakan tangan kosong. Yap, tanpa pemberian alat sama sekali. Cuma Anda harus berlatih beberapa kali supaya mahir menerapkan teknik ini. Prinsipnya yaitu Anda harus menggiring ikan terlebih dahulu ke daerah yang banyak rumputnya. Kemudian gunakan kedua tangan untuk memaksa ikan supaya posisinya semakin terpojok. Setelah ikan terlihat berada di atas tangan Anda, segeralah angkat tangan Anda kemudian tutup dengan erat.

Memanfaatkan Racun Tanaman

Tahukah Anda, beberapa tanaman mengandung racun yang cukup ampuh digunakan kepada ikan. Ikan-ikan yang terkena racun ini akan eksklusif mengalami pusing, lemah, bahkan hingga tidak sadarkan diri. Tapi tenang, karena bersifat alami, racun ini tidak merusak lingkungan alasannya khasiatnya hanya bertahan sementara. Ikan yang teracuni pun tidak hingga kelewat mati. Dalam mengaplikasikannya, Anda perlu menumbuk tanaman tersebut dahulu kemudian menaburkannya ke perairan yang diincar.

Mengandalkan Panah

Masyarakat di pedalaman masih mengandalkan panah dalam memburu ikan-ikan di sungai dan laut. Karena sudah terbiasa, jangan heran jika Anda melihat mereka begitu mudah membidik ikan dengan anak panah. Jika Anda penasaran ingin mencobanya sendiri, mampu kok. Biar lebih murah, gunakan pelontar dari kayu yang dipasangi karet serta anak panah dari jeruji roda. Hati-hati pada dikala menyelam, disarankan memakai kacamata untuk melindungi mata Anda.

Menggunakan Pancing

Memancing ikan sudah menjadi keahlian tersendiri yang dimiliki oleh masyarakat semenjak dulu kala. Hanya saja, mereka masih menggunakan peralatan pancing yang sederhana. Pola penerapannya pun belum ada teknik-teknik tertentu. Biasanya joran yang dipakai berupa bilah-bilah bambu yang dilengkapi kenur sebagai line-nya. Alat pancing ini selanjutnya ditancapkan di bibir sungai dalam jumlah yang cukup banyak untuk diambil keesokan harinya.