Adab Doa dengan Baik (Part2)

Adab Doa dengan Baik (Part2)

 

Adab Doa dengan Baik (Part2)
Adab Doa dengan Baik (Part2)

6. MERENDAHKAN SUARA DALAM BERDOA

Allah SWT berfirman yang artinya:
“Berdoalah kepada tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”(QS. Al-A’raf: 55).

Nabi SAW juga bersabda yang artinya:
“Wahai manusia, sayangilah diri kalian, sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada yang tuli dan tidak pula yang jauh, kalian berdoa kepada yang maha mendengar dan dekat, dan dia selalu menyertaimu”(HR. Bukhori)

Nabi juga menekankan kita agar berdoa dengan tidak tergesah-gesah baik dalam hal pengucapan dan pengabulanya. Kita berdoa sekali dan ingin langsung di kabulkanya, sungguh perasaan itu tidak di anjurkan. Apalagi jika seseorang bosan berdoa dan meninggalkan amalan itu, menyangka allah tidak mengabulkan atau yang lebih parah lagi menyangka allah tidak mampu mengabulkan doanya, padahal Allah adalah dzat yang maha mengabulkan doa dan tidak pernah habis pemberianya.

Syaikh Al-Mubarafakturi menjelaskan bahwa Imam Al-Madzhari berkata,”Barang siapa yang bosan dalam berdoa, maka doanyabtidak akan terkabul karena doa adalah ibadah, baik di kabulkan atau tidak seharusnya seseorang tidak boleh bosan dalam beribadah. Tertundanya permohonan boleh jafi belum waktunya doa itu di kabulkan karena segala sesuatu telah di tetapkan waktu terjadinya. Sehingga segala sesuatu yang belum waktunya tidak akan mungkin terjadi”.

Atau boleh jafi permohonan itu tidak di kabulkan dengan tujuan Allah mengganti doa tersebut dengan pahala, atau boleh jadi doa tersebut tertunda pengabulanya agar orang tersebut rajin berdoa. Sebab Allah sangat senang dengan orang yang rajin berdoa, karena doa memperlihatkan sikap yang rendah diri, menyerah, dan merasa membutuhkan Allah. Orang yang sering mengetuk pintu akan segera di bukakan pintu begitu pula orang yang sering berdoa maka akan di kabulkan doanya.

Baca Juga: Doa sebelum belajar

7. MEMILIH WAKTU-WAKTU YANG DI ANJURKAN DAN SAAT-SAAT YANG MULIA

Seperti saat-saat setelah sholat, saat azan, antara azan dan qamat, sepertiga malah terakhir, hari jum’at, hari arafah, saat hujan turyn, saat sujud, saat berangkat menyerbu musuh dalam jihad fisabilillah.

8. TIDAK MENDOAKAN JELEK KEPADA DIRI, KELUARGA DAN HARTA

Nabi SAW bersabda yang artinya:
“Janganlah kalian mendoakan jelek kepada diri kalian, jangan oula terhadap anak-anak dan harta kalian, jangan sampai kalian mendapati suatu saat Allah di minta satu permintaan lalu dia mengabulkan untuk kalian”.(HR. Muslim)

itu tadi adalah beberapa adab-adab berdoa yang baiik kita lakukan agar doa kita segera di kabulkan oleh allah SWT, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.